Berita Timur Tengah Terbaru Mengenai Aksi Myanmar

84

Rohingnya merupakan kaum etnis Indo-Arya yang merupakan penduduk minoritas di Rakhine yang merupakan salah satu provinsi di Myanmar. Di Myanmar, kaum rohingnya tidak mendapatkan pengakuan, bahkan mereka sering mendapatkan penganiayaan. Padahal masalah kaum rohingnya dan penduduk Myanmar hanyalah masalah agama yang mana kelompok rohingnya adalah penganut agama islam sedangkan wilayah Rakhine merupakan wilayah yang mayoritas penduduknya menganut agama Budha. Penduduk Rakhine yang beragama Budha menganggap bahwa rohingnya adalah saingan dalam hal pekerjaan. Masalah rohingnya ini sampai sekarang masih menjadi berita timur tengah terbaru yang menjadi masalah serius untuk diperhatikan. Dan beritanya bisa kita akses di matamatapoliti.com.

Berita Timur Tengah Terbaru
Berita Timur Tengah Terbaru

Pemerintahan Myanmar sendiri memberikan dukungan kepada kelompok Budha Rakhine dan ikut memusuhi rohingnya. Untuk itu, kaum rohingnya sulit untuk mendapatkan pendidikan dan kesehatan. Penindasan yang dilakukan oleh tentara Myanmar terhadap penduduk minoritas rohingnya menyebabkan 700.000 orang tewas. Namun, ini tak bisa menghentikan aksi tentara Myanmar sebelum penduduk rohingnya pergi meninggalkan negara Myanmar. Bahkan, dalam aksi penindasan ini senjata israel turut andil dalam upaya pembersihan kaum muslim rohingnya di Myanmar. Bahkan Tsur Shezaf selaku jurnalis Israel menyatakan sesuatu dalam artikel yang diterbitkan di surat kabar Israel bahwa sesungguhnya Israel mempunyai peranan besar dalam masalah muslim rohingnya,

Dengan menolak untuk patuh pada boikot internasional PBB untuk mencegah pasokan senjata ke Myanmar. Israel terus mengirimkan senjata kepada tentara militer Myanmar. Hal ini karena Israel dan Myanmar telah lama memiliki hubungan persahabatan, ditambah dengan visi Myanmar yang melakukan pembersihan kaum muslim sehingga Israel sangat mendukung terhadap masalah konflik kaum Budha dan rohingnya di Rakhine. “Israel terus memberi dukungan kepada Myanmar melalui pengiriman senjata dan perlengkapan militer” ucap Shezaf. Keadaan kaum rohingnya sangat memprihatinkan dimana mereka hidup dalam lingkungan yang buruk. Mereka jauh dari kehidupan yang layak bakkan para wanita rohingnya harus memiliki bayi akibat perkosaan yang dilakukan oleh tentara Myanmar,

Polisi, dan biarawan Budha. Kaum rohingnya harus tinggal di tenda pengungsian di Myanmar, khusunya di Bangladesh yang memberikan perlindungan kepada anak-anak, wanita, pria, dan bayi. Meskipun tinggal di tenda pengungsian, kaum rohingnya tetap saja dilanda kecemasan karena tentara militer Myanmar bisa datang ke pengungsian kapan saja. Bahkan tentara Myanmar mempunyai niatan untuk melakukan pembunuhan masal terhadap kaum rohingnya yang mana ini harus diterima oleh kaum rohingnya dengan pasrah. Berita timur tengah terbaru terkait masalah rohingnya ini bisa anda akses di media berita online matamatapolitik.com.