Kenali Tanda-tanda Anak Hiperaktif

54

Anak merupakan anugerah yang besar sekaligus tanggung jawab besar orang tua dalam kehidupannya. Terlepas kelebihan dan kekurangan yang dimiliki anak, orang tua tetap harus memberikan kasih sayang dan pendidikan yang tepat untuk membantu anak menjadi manusia yang berkualitas.

Walaupun bukan berarti membesarkan anak tanpa masalah, karena dalam membesarkan anak sering kali kita mendapat beragam permasalahan salah satu diantaranya ialah keaktifan anak yang berlebihan atau disebut Hiperaktif. Anak Hiperaktif merupakan gangguan tingkah laku yang tidak normal yang disebabkan adanya gangguan fungsi otak yang menyebabkan anak berlebihan dalam bertingkah laku.

Kondisi anak yang mengalami hiperaktif secara kasat mata memang susah dideteksi. Dikarenakan terkadang keaktifan seorang anak juga merupakan perilaku yang disenangi oleh para orang tua. akan tetap beberapa hal berikut ini dapat menunjukan tanda-tanda seorang anak mengalami hiperaktif. Anak dengan perilaku hiperaktif ditandai dengan sulitnya berkonsentrasi dan sulitnya memusatkan pikiran kepada suatu hal di lingkungannya.

Sehingga dengan kata lain anak dengan gangguan hiperaktif dapat dikatakan sebagai anak gangguan pemusatan perhatian. Akan tetapi untuk membuat anak hiperaktif lebih bisa memusatkan perhatian dan berkonsentrasi, anda dapat memberikan anak susu Dancow secara rutin. Susu dancow merupakan supan gizi yang lengkap salah satunya asupan gizi AHA+DHA yang akan membuat anak lebih bisa berkonsentrasi lagi dengan hal-hal di sekitarnya.

Selain sulitnya memusatkan perhatian, anak hiperaktif juga ditandai dengan melihat sifat kesehariannya yang agresif dan sangat ingin tampil lebih dari orang lain, tidak bisa bersikap tenang, tidak bisa bergaul dengan teman sebayanya, sering mengalami gangguan tidur, dan lain sebagainya. Adapun ciri-ciri fisik dari seorang anak yang menderita hiperaktif ditandai dengan munculnya lingkaran hitam sekitar mata (mata panda), dan berbagai alergi yang menunjukan gatal-gatal atau kesulitan bernafas. Saat mengalami tanda-tanda seperti yang sebutkan tadi, sebaiknya orang tua segera memberikan penanganan yang tepat. Atau untuk memastikan orang tua dapat mengunjungi psikologi untuk berkonsultasi mengenai tindakan terbaik yang bisa dilakukan.