Profesi yang Digeluti Lulusan Kursus Film

17

Bekerja sesuai dengan style yang dimiliki tentu akan sangat menyenangkan. Meski menghasilkan uang beban yang dimiliki tidak begitu besar karena hal tersebut sudah menjadi hobi. Untuk itu sangat penting mengenali bakat dan minat dari awal. Sebelum anda memutuskan untuk mengambil jurusan sekolah atau kursus film.

Apabila sudah mantap dengan pilihan yang diambil, anda harus siap untuk bertanggung jawab atas hal yang telah anda putuskan. Sehingga harus konsisten dan tetap menjaga semangat dalam menjalaninya. Karena pasti nantinya akan ditemukan batu sandungan dalam berkarya.

Untuk mereka yang memilih mengambil kursus film terdapat cukup banyak profesi yang dapat anda geluti. Salah satu tempat yang tepat untuk mengambil kursus ini adalah IDS education. Berikut daftar potensi karir lulusan jurusan perfilman.

1. Penulis Naskah

Cerita pada film biasanya berasal dari novel. Sistem kepenulisan novel sendiri sangat beda dengan sistem kepenulisan naskah film. Naskah film lebih terperinci jika dibandingkan dengan novel. Ada dialog yang disampaikan oleh setiap karakter, cara pengucapan dialog, mimik saat menyampaikan dialog, dan sebagainya. 

Untuk itu, sering kali perlu penulis naskah untuk menulis ulang cerita yang telah ada, meskipun inti cerita tersebut sama. Untuk itu, perlu memahami teknik kepenulisan khusus naskah film. Dan perlu sering menulis agar karya yang dihasilkan enek dibaca dan membutuhkan waktu penyelesaian yang cepat.

kursus film

2. Sutradara

Sutradara memiliki peran yang sangat penting untuk mengatur jalan cerita sesuai konsep yang telah dibuat. Seorang sutradara biasanya sudah berkecimpung di industri film cukup lama. Karena pembuatan film sangat kompleks. 

Dan seorang sutradara harus bisa mengarahkan proses produksi film dengan baik. Sehingga minimal memahami tugas dari setiap pekerjaan film yang dipimpinnya. 

3. Produser

Produser film sering kali diartikan sebagai orang yang mendanai pembuatan film tersebut. Tidak sepenuhnya pernyataan tersebut salah, karena produser merupakan orang yang berani mengambil resiko untuk mengeluarkan sejumlah uang demi pembuatan film. Hal ini hampir mirip dengan sistem investasi.

Di mana jika film berhasil produser akan mendapatkan uang tersebut kembali atau justru mendapat keuntungan. Jika sebaliknya maka pihak produser akan rugi. Lebih luas lagi, produser memiliki peran penting untuk pengawasan pembuatan film agar sukses dan sesuai dengan konsep dan visi awal.

4. Sinematografer

Sinematografer bertugas untung mengambil gambar dalam proses pembuatan film. Mereka harus memahami dengan benar fasilitas dan sistem kerja dari alat yang digunakan. Mereka bertanggung jawab untuk mendapatkan nilai artistik dari gambar yang diambil. Sehingga mereka harus pintar untuk mendapatkan sisi gambar paling menarik.

Dan profesi ini menjadi salah satu kunci penting kesuksesan dari film. Untuk itu, ada pelatihan tersendiri melalui kursus. Ketika telah terjun di dunia film mereka akan cenderung magang terlebih dahulu untuk mengenali lingkungan kerja dengan baik.

5. Editor

Editor bekerja pada bagian akhir proses pembuatan film. Tugas editor membuat film terlihat artistik dengan menyatakukan gambar yang telah diambil, memberikan efek tambahan yang menarik, mengatur suara dalam film, dan sebagainya. Ketelitian dalam bekerja sangat penting bagi seorang editor demi menghasilkan film yang minim dengan kesalahan produksi.

Masih banyak lagi peluang lulusan kursus film yang belum disebutkan pada artikel ini. Tanggung jawab atas peran yang diambil dan kerja sama tim dalam proses produksi memberikan pengaruh besar terhadap hasil akhir. Untuk itu, selain pelajaran teknis dalam kursus, mempelajari softskill sangat penting.